Metode Sunat Canggih dan Aman

Metode Lem

Metode sunat ini menggunakan cairan perekat khusus yang berfungsi untuk menutup luka setelah sunat. Meskipun metode sunat ini tergolong baru, penggunaan lem dalam dunia medis sudah digunakan sejak lama. Teknik ini sangat efektif untuk menyatukan bagian tubuh yang terluka, tanpa perlu dijahit.

Metode Klamp

Metode sunat ini (Sirkumsisi) menggunakan clamp atau klem, yakni tabung plastik khusus yang memiliki ukuran bervariasi sesuai dengan ukuran penis. Prinsip sunat ini adalah dengan menjepit kulit ujung penis (Kulup) menggunakan alat sekali pakai. Kemudian, Kulup tersebut dipotong dengan pisau bedah tanpa dijahit.

Metode Super Ring

Sunat metode cincin super ring merupakan sunat menggunakan alat yang menyerupai cincin yang dipasang dikulit penis yang akan dibuang kulitnya, fungsinya adalah untuk menggantikan jahitan. Semua sunat dengan metode cincin ini tidak menggunakan jahitan pada lukanya. Alat tersebut akan akan terpasang pada kulit penis yang sudah di potong selama beberapa hari dan akan lepas dengan sendirinya..

Metode Cauter atau Laser

Teknik sunat ini menggunakan besi yang dihantarkan melalui aliran listrik. Suhu panas yang dihantarkan tersebut nantinya dimanfaatkan untuk memotong kulit kepala penis. Resiko pendarahan pada sunat ini relatif rendah. Hanya saja, penis tetap harus dijahit dan diperban usai sunat.

Metode Free Needle Injection atau Bius Tanpa Jarum Suntik

Sunat tanpa suntik berarti metode khitan yang proses pemberian biusnya tidak menggunakan jarum suntik. Obat bius diberikan dengan cara disemprot pada penis bagian atas yang menjadi lokasi saraf dorsal. Saraf ini akan dimatikan untuk sementara waktu sehingga proses sunat bisa minim rasa sakit atau bahkan tidak sakit sama sekali.
Anak-anak atau bahkan orang dewasa yang takut dengan jarum suntik pun tidak lagi risau apabila ingin sunat.